kekuatan kata-kata positif

teman-teman mungkin ada yang pernah merasa kesal atau marah. Beberapa saat yang lalu, saya pun merasakan hal yang demikian.

  • Rasa yang muncul saat kamu tidak memiliki apa-apa dan keinginanmu itu terasa begitu menyiksa batin, yaitu ketika tidak ada orang/hal yang menjadi tempatmu bersandar, berteduh, atau berbagi.
  • Ketika semuanya terasa hampa.
  • Ketika kamu merasa diri ini adalah mahluk yang tidak beruntung.
  • Ketika semua yang kamu lakukan selama ini sia-sia.

Maka beristighfarlah…

Mohon ampunan kepada Yang Maha Kuasa.

Sesaat saja walau hal tadi hanya terpintas di pikiran, tidak terucap di bibir, dan tidak sampai di telinga dan pikiran orang lain, maka sebenarnya kita telah lalai, telah jatuh ke lembah penderitaan, berada di tempat yang dingin dan suramnya kegelapan ini, tempat yang dapat merusak hati dan jiwa, menutup rejeki yang datang, menghalangi cerahnya masa depan yang menanti kita, menjadikan orang di sekelilingmu ikut sedih dan prihatin. Dan yang terburuk adalah murka Allah. Maka pada saat itu

Sibukkanlah dirimu dengan hal-hal yang positif. Cobalah kritisi ketidakberuntunganmu dengan hal-hal yang positif.

Kita harus bangkit.

Kita harus tetap melangkah ke depan.

Kita harus tegar.

Kita harus berpikir positif.

Kita harus membuka pikiran dan cakrawala.

Kita harus kritis dan cerdas

Kita harus meningkatkan motivasi, usaha, dan prestasi.

Kita harus bisa.

Kita harus terus, terus, dan terus bergerak.

  • Karena kita sebenarnya masih memiliki Allah sebagai tempat kita bersandar, berteduh, atau berbagi. Curahkanlah semuanya kepada-Nya. Karena Dia-lah tempat menyimpan rahasia yang paling aman dan terpercaya. Maka sudahkah Anda memanfaatkan fasilitas tersebut (memohon, berdoa, tahajjud, dan ibadah lainnya). Karena dengan berbagi apa yang kita alami dapat membuat batin ini menjadi terobati.
  • Karena hampa itu adalah ruang kesedihan yang kita buat sendiri. Tidak ada yang namanya hampa di dunia ini, karena sebenarnya Allah telah membuat sisi kita yang bahagia dan itu adalah hal yang membuat kita tidak hampa.
  • Karena beruntung itu adalah ketika kita bisa bersyukur. kita selalu mendapat rejeki-Nya walau kita tidak meminta. Dan terkadang disiapkan balasan yang istimewa di surga nanti bila kita belum mendapatkannya di dunia.
  • Apalah artinya bila semua yang kita lakukan itu sia-sia, karena Allah selalu menyediakan kesempatan selama kita hidup di dunia. Lalu kenapa kita sendiri tidak memberikan kesempatan kepada diri ini. Dan apa salahnya jika kita memulai kembali lembaran hidup kita dari nol.

Tulisan ini saya buat ketika saya sedang marah dan kesal terhadap diri ini. Sebenarnya masih banyak kekesalan yang ingin saya sampaikan, namun saya tersadar, bahwasannya yang namanya kekesalan manusia itu sangatlah banyak, tidak akan habis kata-kata tersebut bila saya tulis semua karena manusia itu mahluk egois. Akan lebih baik jika kata-kata yang negatif tersebut saya ganti menjadi kata-kata positif sehingga dapat mengubah kondisi jiwa menjadi lebih baik. Dan alhamdulillah setelah saya menuliskannya, diri ini menjadi lebih baik dengan merasakan tentramnya kembali hati ini..

Sobat, keegoisan manusia itu tidak berujung. Tutupilah itu dengan terus memikirkan, menuliskan, mengucapkan, dan mengaplikasikan kata-kata positif di dalam kehidupan Anda. sehingga kekuatan positif tersebut dapat menutupi egois yang negatif, dan dapat membangkitkan semangat, ceria, dan potensi yang sudah ada dalam diri ini untuk dimanfaatkan. Maka niscaya kita akan menjadi insan yang lebih baik.

Semoga bermanfaat

- ahmad kamalur ridho -

Advertisement
  1. mantab…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.